Report Abuse

Lockdown dan bagaimana kaum rebahan menghadapi sebaran korona.


Pemerintah sudah menghimbau agar masyarakat mulai bekerja di rumah, belajar di rumah, ibadah di rumah, dan apa-apa di rumah agar tidak terjangkit virus covid-19 ini, tetapi kemudian ada yang berteriak, WOY, KALAU DI RUMAH SEMUA, SIAPA YANG JAGA WARUNG MAKAN? atau WOY, AKU BARISTA HITS MASA KINI, GIMANA CARANYA KERJA DARI RUMAH? dan orang-orang yang kerjanya jadi Youtuber atau programmer atau desainer atau pekerja lepas cuma bisa ketawa-tawa karena kerja di rumah sudah biasa.
Well, bagi mereka yang kerap beraktivitas di luar memang akan kaget apabila tiba-tiba harus menjadi orang rumahan yang nggak bisa ke mana mana. Tetapi ada kaum yang sungguh dimuliakan pada keadaan seperti ini, yakni kaum rebahan. Nikmat mana lagi yang didustakan? Apabila musim-musim sebelum ini mereka kerap diomeli teman, atau pacar, atau selingkuhan, atau gebetan, atau orang tua, atau dosen, atau Presiden US karena males ngapa-ngapain, kini omelan itu sirna tak berbekas. Malahan mereka jadi semacam konsultan bagi orang-orang yang ingin berguru bagaimana caranya menikmati aktivitas rebahan.
Tinggal tunggu aja pemerintah menggaji aktivitas ini.
Eh tunggu dulu, kalau semua rebahan? Yang jualan batagor siapa?

Related Posts